Selasa, 30 September 2014

UPDATE APLIKASI VALIDASI EMIS JENJANG MI, MTS, MA

Silahkan Download Update Aplikasi Pendataan EMIS Semester Genap 2013-2014 (khusus untuk Windows OS 32 bit) sesuai masing-masing jenjang pendidikan.

Update Aplikasi Validasi MI  (14 Mei 2014)

Update Aplikasi Validasi MTs  (14 Mei 2014)

Update Aplikasi Validasi MA  (14 Mei 2014)

Petunjuk Update Aplikasi Desktop


Senin, 29 September 2014

Menambahkan, Menaikkan dan Meluluskan Siswa di Padamu Negeri 2014 serta melihat Evaluasi Diri Sekolah (EDS)

Tutorial ini mungkin sudah usang atau sudah banyak yang mengetahuinya, tetapi karena banyak yang bertanya kembali, khususnya rekan saya dan admin/operator Padamu Negeri di sekolah tempat saya bekerja, akhirnya saya mencoba merangkum cara bagaimana menambahkan, menaikkan dan meluluskan siswa di Padamu Negeri 2014 ini, sejak tanggal 18 Agustus 2014 seluruh sekolah/madrasah di seluruh pelosok Indonesia diwajibkan untuk memverifikasi dan memvalidasi (VerVal) data di Padamu Negeri. 

  • Langkah pertama kita harus login terlebih dahulu dengan memilih menu Login Admin/Opertor Sekolah (Pastikan anda sudah menambahkan akun operator baru, sehingga login nya menggunakan email bukan menggunakan NPSN sekolah/madrasah anda lagi)
  • Ketika login berhasil anda akan dibawa ke halaman seperti gambar dibawah ini :
Gambar 1. Tampilan Halaman Pertama Operator ketika berhasil login

  • Perhatikan menu horizontal diatas yang saya berikan garis kotak berwarna merah, disana terdapat menu : Beranda | Sekolah | Pendidik & Tenaga Kependidikan | Siswa & Alumni | Publikasi & Dokumen | EDS | Program Dinas | Panduan . Pilih menu Siswa & Alumni, setelah masuk ke halaman Siswa & Alumni, pilih lah menu vertikal disebelah kiri yang terdiri dari Sekilas, Siswa, Alumni dan Mutasi. 

Gambar 2. Tampilan halaman menu Siswa

  • Lihat gambar 2, dan perhatikan menu yang saya berikan garis kotak warna merah, klik tulisan Daftar siswa, dan akan masuk kehalaman data siswa, perhatikan menu yang saya berikan garis kotak berwarna merah seperti gambar dibawah ini. 

Gambar 3. Halaman daftar Siswa

  • Pada gambar diatas ada menu yang saya berikan garis kota berwarna merah, disana ada beberapa tombol yaitu tombol : Filter data , Siswa Baru, Upload Data Siswa, Unduh Data Siswa, Memuat Ulang Tayangan, seperti gambar dibawah ini :
Gambar 4. Tombol Action Siswa

  • Cara menambahkan Siswa klik Siswa Baru, artinya kita dapat menambahkan secara satu persatu data siswa, tetapi cara ini hanya dilakukan jika ada siswa baru saja, untuk memasukan data secara cepat kita dapat menggunakan format excel lalu diupload. Silahkan klik Upload Data Siswa, lalu untuk mengetahui format excelnya kita kilik menu Unduh Format Siswa (Garis Kota Warna Merah), seperti gambar dibawah ini :

Gambar 5. Halaman Unggah Data Siswa
  • Dari hasil unduh format excel, kita ketik atau copy paste data siswa, dari excel data siswa yang telah kita punya. Data excel tersebut terdiri dari beberapa kolom : NO | KODE SISTEM | NO INDUK | NISN | NAMA |KELAMIN (L/P) | TEMPAT LAHIR  | TGL LAHIR (YYYY-MM-DD) | ALAMAT  | TINGKAT  | TAHUN MASUK

Gambar 6. Tampilan Excel hasil Unduh Format Siswa

  • Setelah selesai diketik dan sesuai dengan tampilan excel pada gambar diatas formatnya, kita langsung pilih menu Pilih File (cari file excel yang telah kita ketik), setelah dipilih kita klik Unggah.

  • Menaikan dan Meluluskan siswa tahun kemarin yang telah kita masukan dengan cara mengunduh data siswa tersebut dengan mengklik tombol Unduh Data Siswa (Perhatikan menu pada Gambar 4). Data siswa akan terunduh, dengan nama file : DAFTAR_SISWA_SEKOLAH.XLS , excel tersebut kita rubah kelasnya saja, jika tadinya kelas 10 jadikan kelas 11 dan seterusnya. Jika ingin meluluskan dari kelas 12 rubah ke kelas 13. Selesai deh, gampangkan? perhatikan gambar dibawah ini :

Gambar 7. Menaikkan Siswa dikolom TINGKAT pada excel yang telah di unduh.


Gambar 8. Meluluskan Siswa dikolom TINGKAT pada excel yang telah di unduh.


* Semoga bermanfaat *

Senin, 17 Maret 2014

Mahasiswa Indonesia juara lomba sains di India

London (ANTARA News) - Mahasiswa Indonesia di India, Constantinus Satrio, berhasil menyabet juara pertama dalam ajang lomba bergengsiAnnual Science, Technology, and Management Festival of IIT Delhi (TRYST) yang diadakan Indian Institue of Technology Delhi, New Delhi India , baru baru ini.

Karya Satrio, mahasiswa Indonesia, tahun ketiga program studi strata 1 aplikasi komputer, di Universitas Agra, ini bertemakan Manual Automatic Transmission Controller, demikian Humas PPI India,Taufiq Kusuma, dari London, Kamis.

Satrio dalam presentasinya mengatakan,   sistem pengendalian transmisi sepeda motor yang bisa di kendalikan dengan dual mode yaitu mode manual yang sewaktu-waktu bisa diubah ke mode otomatis atau sebaliknya sangat bermanfaat.

Dikatakan dia, orang yang lebih cenderung suka menggunakan mode manual mengalami gangguan otot, atau ada anggota keluarga lain yang sudah tua, yang sewaktu-waktu ingin menggunakan motor dalam mode otomatis.

Motor jadi lebih fleksibel, efisien, karena ada saat-saat tertentu ketika motor lebih nyaman dalam mode manual dan ada kalanya dalam mode otomatis.

Inovasi mahasiswa yang hobi memasak, balap motor, angkat besi, dan mengutak atik alat-alat elektro ini juga dinilai dari segi efisiensi, ekonomis, dan tentu memenuhi kerealistisan untuk di aplikasikan atau merupakan teknologi tepat guna.

Satrio menjawab lugas semua keraguan dewan juri pada saat sesi tanya jawab setelah mempresentasikan karyanya seperti yang ditampilkan di video rekaman presentasinya tersebut.

Ada dua alasan teknis yang dijelaskan Satrio yaitu murah dan bisa diaplikasikan, karena desain yang disederhanakan, serta kontrol kopling dan karburator menggunakan solenoid meminimalkan jumlah komponen yang dipakai, karena tidak perlu throttle position sensor

Jumlah transistor penggerak daun karburator juga berkurang dari empat menjadi satu.

Solenoid juga memungkinkan pemasangan transmisi ini tanpa merubah mesin, karburator, ataupun gearbox, hanya tinggal potong kabel gas, kopling, dan merubah sistem pengungkit transmisi dari luar gearbox. 2.

Peningkatan efisiensi hingga 20 persen : Transmisi sepeda motor berbasis CVT mengalami rugi daya hingga 20 persen, sebab gesekan yang terjadi saat perpindahan rasio transmisi di karet penggerak. CVT juga rentan mengalami kerusakan mendadak jika dipergunakan untuk beban berat.

Transmisi otomatis tidak mengalami rugi-rugi daya karena menggunakan gearbox manual yang dikontrol oleh motor listrik, serta kopling yang dikontrol solenoid, sehingga daya yang dipergunakan untuk perpindahan gigi hanya listrik dari alternator motor.

Ketahanan dan reliabilitas transmisi otomatis juga meningkat, diserahkan karet CVT harus diganti secara berkala, sementara transmisi tidak memerlukan overhaul berkala jika tidak ada kerusakan pada sistem kontrol elektroniknya.

Dalam penelitian ini, Satrio tidak mendapat bantuan dana dari pihak-pihak yang seharusnya bisa membantu.

IIT Delhi merupakan universitas top tidak hanya di India, tetapi juga di dunia bersama dengan IIT Bombay yang masuknya lebih susah dari pada masuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia . 


COPY bye :http://www.antaranews.com/berita/423749/mahasiswa-indonesia-juara-lomba-sains-di-india

Polisi selidiki perusakan rumah dukun santet NTB


Polisi selidiki perusakan rumah dukun santet NTB


Sumbawa Besar (ANTARA News) - Polsek Lape Tengah menyelidiki kasus perusakan tempat tinggal SY yang terletak di Dusun Lape Atas, Kecamatan Lape, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, karena dicurigai warga jika pemilik rumah adalah seorang dukun santet.

"Kecurigaan kalau SY itu dukun santet tidak terbukti. Akan tetapi massa sudah terlanjur merusak rumah dengan cara melempari dengan batu," kata Kapolsek Lape AKP Satrio, Senin.

Saat aksi perusakan itu terjadi pada Selasa (11/3) malam lalu, ujar pria yang akrab dipanggil Yoyo, SY bersama istri dan lima orang anaknya sempat diamankan, karena dikhawatirkan akan beresiko terhadap keselamatan jiwanya.

Kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan antara SY dan warga, yang difasilitasi Kepala Desa Lape Johar Arifin. Dalam pertemuan itu terungkap kalau SY tidak pernah mengikuti kegiatan warga termasuk gotong-royong, sehingga memunculkan rasa antipati terhadapnya.

Namun persoalan gotong-royong, kata Yoyo, bukan menjadi ranahnya. Pihaknya akan menangani kasus yang berkaitan dengan tindak pidana, katanya.

"Kami sudah menerima laporan SY terkait aksi perusakan dan telah ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP," ujarnya, seraya mengatakan surat panggilan telah dilayangkan kepada sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya pada Selasa (18/3) mendatang.

Disinggung keberadaan SY beserta keluarganya pascaperusakan itu, Kapolsek Lape menyatakan, untuk sementara ini menumpang di rumah salah seorang warga.

Sebelumnya, tempat tinggal SY dihujani batu oleh masyarakat pada Selasa malam. Aksi massa ini karena dipicu adanya isu kalau SY memiliki ilmu santet.

Untuk menetralisir situasi Kades Lape beserta aparat kepolisian dan TNI terjun ke lapangan, sekaligus mengamankan terduga beserta keluarganya. Pertemuan pun digelar dengan menghadirkan SY.

Dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah unsur itu, massa tetap meminta agar SY hengkang dari kampung tersebut.

Di lain pihak, SY membantah menganut ilmu hitam sebagaimana tuduhan warga. "Saya tidak menganut ilmu hitam dan saya berani bersumpah atas apapun, meski harus sumpah pocong sekalipun. Tudingan ini adalah fitnah," ujarnya.

SY mengaku tudingan ini telah dilaporkan kepada ketua RT dan kepala dusun (Kadus) serta ke Kapolsek Lape, Selasa sore. Namun malam harinya, sekitar pukul 21.00 Wita, rumahnya dihujani batu.

SY mengaku terpaksa angkat kaki dari dusun ini dan telah mengemasi seluruh barangnya, sebab rumah yang ditempatinya sudah hancur dilempari massa. (SZH/I014)
Editor: B Kunto Wibisono
COPY: http://www.antaranews.com

Minggu, 16 Maret 2014

NUPTK (fitur Kepsek dan Pengawas )

RILIS FITUR KELOLA KEPSEK DAN PENGAWAS

Kepada Pengguna Yth,

Kami sampaikan informasi bahwa fitur kelola kepsek dan pengawas telah dirilis. Fitur ini tersedia hanya melalui akun Admin Dinas saja. Adapun fungsinya adalah:

1. Penempatan / pengangkatan PTK yang menjabat sebagai Kepala Sekolah Baru atau Pengawas Baru.

2. Mutasi Kepala Sekolah antara sekolah-sekolah.

3. Pemberhentian / Penonaktifan jabatan Kepala Sekolah dan Pengawas pada PTK.

Kami sampaikan bahwa fitur ini disediakan untuk tujuan:

1. Membantu Dinas Pendidikan dalam pengelolaan Kepala Sekolah dan Pengawas tersistem dengan lebih akuntabel di wilayah kerja masing-masing.

2. Persiapan pelaksanaan program Penilaian Kinerja Guru (PKG) melaui Layanan Padamu Negeri.

3. Persiapan pelaksanaan program Diklat/Sertifikasi Kepsek yang terintegrasi dengan Layanan Padamu Negeri.

4. Persiapan pelaksanaan program evaluasi dan monitoring distribusi para pengawas sekolah.

Dengan diterbitkannya fitur ini maka PTK yang menjabat sebagai Kepsek/Pengawas diwajibkan melaporkan ke Admin Dinas setempat agar status jabatannya dapat tercatat di sekolah tempat bertugas melalui Layanan Padamu Negeri.

Demikian yang dapat kami sampaikan semoga dapat banyak memberi nilai manfaat bagi dunia pendidikan Indonesia tercinta.

Salam Padamu Negeri Kemdikbud
Admin Pusat
BPSDMPK Kemdikbud